Bangsa Indonesia adalah bangsa besar dengan pluralitas suku, budaya, dan agama. Konon, selalu didengung-dengungkan bahwa ujung tombak perjuangan dan masa depan bangsa ini terletak pada pemuda sebagai harapan bangsa. Bukan berniat melemahkan, namun keadaan nyata menunjukkan perilaku segelintir pemuda malah membawa rasa pesimistik di antara pemuda itu sendiri. Oknum tersebut, misalnya, tergabung dalam geng motor yang selalu membawa aksi brutal, pelaku tindakan kriminal, dan lain-lain.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Hei, Indonesiaku ... tanah subur rakyat makmur. Hei, Indonesiaku ... aku sayang kepadamu. Tanam salak tumbuh salak, tanam duren tumbuh duren...
-
Puasa tinggal dua minggu lagi. Tepatnya dua belas hari lagi. Tapi kata Abah, bisa jadi ada yang tinggal sebelas hari lagi. Mereka itu orang-...
-
Siapa bilang lelaki tak boleh menangis? Tanyamu suatu saat. Retoris. Berapa tetes air mata yang kau buang dan kau perlihatkan padaku. Ragamu...
